Pernah dengar nama “Curug Cigamea”? Atau, mungkin kamu pernah jalan-jalan dan main ke curug ini?

Sebagai pengingat dan juga informasi tempat wisata yang patut dikunjungi buat yang baru denger, kali ini mimin akan mengulas tentang “Curug Cigamea”.

Asal Nama Dan Cerita Seputar Curug Cigamea
Curug Cigamea Bogor (Foto: mytrip123)

Asal Nama Dan Cerita Seputar Curug Cigamea

Curug Cigamea terdiri dari dua kata, yaitu: ‘Curug’ dan ‘Cigamea’. Curug dalam bahasa Indonesia artinya ‘air terjun’. Sedangkan Cigamea berasal dari bahasa Sunda yaitu “Ci” berarti air dan “Gamea” artinya gemuruh. Maka “Cigamea” artinya  air yang bergemuruh.

Hal itu dibenarkan karena letak curug atau air terjunnya sangat tinggi dan  aliran airnya cukup deras sehingga menimbulkan suara gemuruh yang  sangat kuat.

Untuk para pengunjung yang datang ke tempat ini sangat disarankan untuk tidak bermain air atau mandi di kolam Curug Cigamea. Alasannya karena alirannya sangat kencang dan juga kolam dari air terjun ini dalam dan sangat berbahaya.

Baca Juga: Pilihan Sepatu Outdoor Buat Sang Petualang

Lokasi Dan Rute Ke Curug Cigamea

Curug Cigamea merupakan salah satu curug atau air terjun yang terletak di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Curug ini ada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Karena kota Bogor terkenal dengan sebutan ‘Kota Hujan’, sehingga tak heran jika cuaca atau hawa di tempat seputaran air terjun (Curug) ini sangat sejuk dan segar membuat para pengunjung betah berlama-lama di sini.

Akses menuju Curug Cigamea jika berangkat dari kota Bogor adalah setelah melewati Cemplang atau Cibunglang terus dilanjut menuju ke arah area Gunung Salak Endah. Sesampai di area Salak Endah, kamu tinggal mengikuti petunjuk arah ke Curug Cigamea. Estimasi waktu dari Kota Bogor sampai ke Curug ini kira-kira sekitar 1 jam 30 menit.

Lokasi Dan Rute Ke Curug Cigamea
Spot Foto Di Curug Cigamea (Foto: @berkeliling)

Dikarenakan letaknya masuk dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), sehingga keadaan alamnya masih benar-benar natural, sejuk, dan asri. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya pepohonan dan hutan di sekitar curug juga kondisi air yang masih sangat jernih.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here