Sudah pernah hiking atau camping di Gunung Ciung? Kalau belum, buruan dicoba.. pasti kamu bakal betah dan pengen balik lagi.. lagiii.. dan lagiii.. hehehe..

Mungkin ada yang penasaran kenapa sih dinamakan Gunung Ciung? Ada apa sih di sana? Berikut kilas balik sejarah awal mula Gunung Ciung.. Disimak yaaaahhh..

Kenapa dinamakan Gunung Ciung?
View Malam Di Gunung Ciung (Foto: @nabillasyifarentri)

Kenapa dinamakan Gunung Ciung?

Asalnya dari nama goa yang dihuni oleh burung ciung. Goa ini terletak di bawah bukit atau gunung yang ada aliran sungai dan bisa dimasukin lebih dari 100 orang.

Burung Ciung adalah sejenis burung yang ada di Jawa Barat khususnya Bogor, ukurannya tidak jauh dari burung Kutilang.

Goa Ciung sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda. Goa ini dipergunakan sebagai tempat persembunyian gerombolan pejuang Indonesia. Para pejuang ini berdatangan dari Cianjur, Sukabumi, dan Jakarta karena wilayah gunung Ciung ini luas.

Pada masa itu, gunung Ciung termasuk posko pejuang tempat untuk berkumpul dan untuk mengantarkan makanan. Selain itu, oleh orang tua-tua goa ini dipakai untuk bertapa atau berdzikir sesuai kepercayaan mereka masing-masing.

Ada sebuah cerita tentang bagaimana Belanda akhirnya tahu bahwa goa Ciung dipergunakan para pejuang sebagai tempat persembunyian. Belanda mendapati bahwa goa dihuni banyak sekali burung ciung bahkan dipakai sebagai tempat bertelur. Hal ini membuat Belanda sangsi dan mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam goa, sehingga para pejuang selamat dari serangan Belanda.

Walaupun gunung Ciung tidak sebesar gunung-gunung yang lain, namun menjadi tempat bersejarah dan memiliki jejak sejarah bahwa Belanda pernah singgah di tempat ini. Peninggalan Belanda tersebut adalah adanya tanaman kopi Belanda yaitu “Kopi Liberica yang berdaun merah”.

Kenapa Membuat Wisata di Gunung Ciung?
Burung Ciung (Foto: @burungcantik)

Kenapa Membuat Wisata di Gunung Ciung?

Alasannya, karena selain lahan gunung ciung yang subur dan dapat dijadikan lahan pertanian, gunung Ciung ternyata memiliki potensi wisata alam karena pemandangannya yang elok.

Sebelum dibuka menjadi tempat wisata ini, kami membuka perkebunan dengan menanam cengkeh, kapulaga, dan durian. Perkebunan ini dikelola oleh kelompok tani dibawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Bogor.

Kelompok tani dan dinas pertanian kabubaten Bogor mengusulkan agar kami membuat dan mengurus perijinan tempat wisata ini. Maka kami mendirikan agrowisata pertanian.

Baca Juga: Ada Apa Di Gunung Ciung

Apa Yang Ada Di Gunung Ciung?

Selain menyuguhkan pemandangan alam dengan view yang bagus, untuk menarik pengunjung kami melengkapinya dengan wisata sederhana seperti camping ground, hiking dan tadabur alam yang dibuat natural dan alami. Fasilitas lain juga tersedia seperti gazebo, toilet + kamar mandi, air bersih, dan mushola.

Di wisata alam gunung Ciung ini banyak hal yang bisa kita dapatkan, diantaranya:

  1. Dengan camping kita bisa menikmati pemandangan alam yang alami.
  2. Hiking bisa membuat kita berkeringat dan menyehatkan badan.
  3. Tadabur alam merenungi betapa besarnya ciptaan Tuhan dibandingkan dengan diri kita yang kecil dengan melihat hamparan pemandangan alam di gunung Ciung yang begitu luas.
  4. Apabila ada teman-teman yang datang untuk belajar bertani, dengan senang hati akan kami bimbing.
Apa Yang Ada Di Gunung Ciung?
Leuwi Ciung (Foto: @scaeshan)

Itulah sekilas rekam jejak sejarah Wisata Alam Gunung Ciung.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here