Bogor adalah wilayah yang terkenal obyek wisatanya. Salah satu tempat wisata yang sedang beken saat ini adalah Gunung Ciung. Yaah, wisata alam Gunung Ciung menawarkan keindahan alam tersendiri dan masih sangat natural kepada para pengunjung yang mampir baik hiking atau camping.

Kali ini mimin tidak mengulas tentang bagaimana trek, jalur hiking, atau suasana saat camping di Gunung Ciung, Tapi mimin akan membahas secara khusus tentang tanaman cengkeh yang ada di Gunung Ciung.

Kenapa Cengkeh?
Bersepeda Ke Gunung Ciung (Foto: @wisatagunungciung)

Kenapa Cengkeh

Cengkeh adalah tanaman asli nusantara yang berasal dari Kepulauan Maluku Utara, yang kemudian menyebar di hampir seluruh daratan Indonesia. Cengkeh memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan, bumbu dapur, ataupun kecantikan.

Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman cengkeh adalah bagian kuncup bunganya. Bagian kuncup akan melalui tahap pengeringanbaru bisa dikonsumsi atau digunakan. Kuncup bunga dari tanaman inilah yang sering disebut oleh masyarakat sebagai cengkeh.

Baca Juga: Gunung Ciung: Tempat Wisata Alam Pilihan Keluarga

Fakta unik tanaman cengkah:

  1. Cengkeh merupakan tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia.
  2. Cengkeh ditanam terutama di Indonesia yaitu di Kepulauan Banda dan Madagaskar. Selain itu juga dibudidayakan di Zanzibar, India, dan Sri Lanka.Tumbuhan ini adalah flora identitas Provinsi Maluku Utara.
  3. Pohon cengkeh adalah tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi kira-kira sekitar 10-20 m, mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau, dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkeh akan dipanen jika bunga sudah mencapai panjang 1,5-2 cm.
  4. Cengkeh digunakan sebagai bahan dupa saat upacara keagamaan di Republik Rakyat Cina dan Jepang.
  5. Minyak cengkeh digunakan sebagai aromaterapi dan bisa dipakai untuk mengobati sakit gigi.
  6. Daun cengkeh kering yang ditumbuk halus dapat digunakan sebagai pestisida nabati dan efektif untuk mengendalikan penyakit busuk batang Fusarium dengan memberikan 50-100 gram daun cengkeh kering per tanaman.
  7. Minyak esensial dari cengkeh memiliki fungsi anestetik dan antimikrobial. Minyak cengkeh sering juga dipakai untuk menghilangkan bau nafas dan untuk menghilangkan sakit gigi.
  8. Zat yang terkandung dalam cengkeh yang bernama eugenol, digunakan dokter gigi untuk menenangkan saraf gigi.
  9. Minyak cengkeh juga digunakan dalam campuran tradisional chōjiyu (1% minyak cengkeh dalam minyak mineral; “chōji” berarti cengkeh; “yu” berarti minyak) dan digunakan oleh orang Jepang untuk merawat permukaan pedang mereka.

Baca Juga: Antara Kapulaga Hibrida Dan Cengkeh

Gunung Ciung Dan Tanaman Cengkeh
Tanaman Cengkeh Di Gunung Ciung (Foto: @wisatagunungciung)

Gunung Ciung Dan Tanaman Cengkeh

Tempat wisata Gunung Ciung memiliki keunikan tersendiri dibanding tempat wisata lain di Sentul, Bogor. Unik karena saat hiking ataupun camping para pengunjung bisa sambil belajar atau mengali ilmu perkebunan dengan pihak pengelola seputar tanaman perkebunan yang ada di Gunung Ciung.

Salah satu tanaman jangka panjang yang tumbuh di Gunung Ciung adalah tanaman cengkeh. Untuk saat ini, sekitar 7 Ha lahan di Gunung Ciung ditanami cengkeh. Dan tanaman cengkeh ini juga digunakan sebagai tanaman tumpang sari untuk tanaman kapulaga yang juga ada di Gunung Ciung.

Pihak pengelola memilih menanam cengkeh di lahan Gunung Ciung tentunya karena melalui banyak pertimbangan dan terutama peluang untuk kemajuan usaha ke depannya.

  • Harga cengkeh di pasaran cukup stabil dan terhitung tinggi
  • Permintaan konsumen terhadap rempah ini terus meningkat di tiap tahunnya
  • Cengkeh dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama dan kualitasnya tidak menurun
  • Cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai peluang usaha
Harga cengkeh di pasaran cukup stabil
Tanaman Cengkeh: Aset Berharga Gunung Ciung (Foto: @wisatagunungciung)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here